Teknologi secara Luas dan Aplikasinya di Era Informasi

Teknologi informasi dan komunikasi saat ini memasuki sector sebagai teknologi tinggi. Dan sektor teknologi tinggi ekonomi berkembang atau menggunakan teknologi yang dikenal paling maju, itu sering dianggap sebagai yang paling memiliki potensi untuk pertumbuhan di masa depan. Persepsi ini telah menyebabkan investasi yang tinggi dalam sektor ini. Namun, jika, seperti yang telah terjadi di masa lalu, investasi melebihi potensi sebenarnya, maka investor dapat kehilangan semua atau sebagian besar dari investasi mereka. Teknologi tinggi sering dipandang sebagai risiko tinggi, tapi kesempatan untuk menawarkan keuntungan tinggi.

Contoh Aplikasi Teknologi Informasi sebagai Sektor Teknologi Tinggi dapat digambarkan aplikasinya a jurnal file PDF ini, ICT in China

Berikut ini adalah video yang bercerita tentang contoh bagaimana aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat membantu di bidang pendidikan:


Beberapa referensi lain yang dapat didownload adalah seperti ICT bagi e-government ataupun ICT bagi pendidikan.

Seperti Big Science, teknologi tinggi merupakan fenomena internasional, mencakup benua, dicontohkan oleh komunikasi di seluruh dunia dengan Internet. Dengan demikian perusahaan multinasional bisa bekerja di sebuah proyek 24 jam sehari, dengan tim bangun dan bekerja seturut pergerakan matahari di seluruh dunia. Proyek seperti itu mungkin adalah pengembangan perangkat lunak atau dalam pengembangan sirkuit terpadu. Meja bantuan dari sebuah perusahaan multinasional mempekerjakan mungkin demikian, berturut-turut, tim di Kenya, Brazil, Filipina, atau India, dengan satu-satunya persyaratan kefasihan dalam bahasa ibu, baik Spanyol, Portugis atau Inggris.

Dalam menentukan sektor teknologi tinggi OECD memiliki dua pendekatan yang berbeda, yakni sektor dan produk (industri).

OECD sendiri adalah Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan/ The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) (dalam bahasa Perancis: Organisation de coopération et de développement économiques, OCDE) adalah organisasi internasional dari 30 negara yang menerima prinsip-prinsip demokrasi perwakilan dan ekonomi pasar bebas. Sebagian besar anggota OECD berpenghasilan ekonomi tinggi dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tinggi dan dianggap sebagai negara maju.

Itu berasal pada tahun 1948 sebagai Eropa Organisasi Kerjasama Ekonomi (OEEC), dipimpin oleh Robert Marjolin dari Perancis, untuk membantu mengelola Marshall Plan untuk rekonstruksi Eropa setelah Perang Dunia II. Kemudian, keanggotaannya diperluas ke negara-negara non-Eropa. Pada tahun 1961, itu direformasi ke dalam Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan oleh Konvensi tentang Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan.

Markas besar OECD berada di Château de la Muette di Paris.

Sektor Teknologi Tinggi

Mengklasifikasikan pendekatan sektor industri menurut intensitas teknologi mereka, pendekatan produk sesuai dengan produk jadi:

* Aerospace teknologi
* Kecerdasan buatan
* Bioteknologi
* Energi
* Instrumentasi
* Nanoteknologi
* Nuklir fisika
* Optoelektronik
* Robotika
* Telekomunikasi

Dapat dicatat bahwa teknologi yang tidak dipandang sebagai teknologi tinggi, seperti teknologi informasi, mungkin juga dipertimbangkan dalam rangka menjadi bagian dari perkembangan teknologi yang lebih tinggi.

Industri teknologi tinggi

Analisis lebih lanjut dari OECD telah mengindikasikan bahwa menggunakan intensitas penelitian hanya sebagai indikator klasifikasi industri juga mungkin. OECD tidak hanya mengambil manufaktur tetapi juga tingkat penggunaan teknologi ke dalam rekening. Dari OECD klasifikasi adalah sebagai berikut (stabil sejak 1973):

Industry name Total R&D-intensity (1999, in %)
High-Technology
Pharmaceuticals 10.46
Aircraft & spacecraft 10.29
Medical, precision & optimal instruments 9.69
Radio, television & communication equipment 7.48
Office, accounting & computing machinery 7.21
Medium-High-Technology
Electrical machinery & apparatus 3.60
Motor vehicles, trailers & semi-trailers 3.51
Railroad & transport equipment 3.11
Chemical & chemical products 2.85
Machinery & equipment 2.20

Masyarakat teknologi tinggi

Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Korea Selatan, Hong Kong atau Finlandia secara umum dapat dianggap sebagai masyarakat berteknologi tinggi dalam hubungannya dengan kebanyakan negara, karena warganya sudah biasa memiliki akses kepada teknologi yang sekarang di ujung tombak, yakni teknologi informasi. Berdasarkan prestasi pencapaian teknologi baru-baru ini, beberapa Negara seperti Cina, India dan bahkan Inggris juga dapat dianggap sebagai masyarakat berteknologi tinggi. Lembaga-lembaga yang berorientasi penelitian seperti Universitas Aveiro, European Space Agency (ESA), Mitre, NASA, CERN, Illionis Institute of Technology (IIT) atau MIT mungkin dianggap sebagai microssocieties berteknologi tinggi dalam hubungannya dengan sekitarnya. Sebuah organisasi departemen berurusan dengan teknologi terbaru dalam proyek-proyek mereka, mungkin juga dianggap sebagai microssociety teknologi tinggi dalam organisasi dan mitra lingkup. Mahasiswa atau Program Studi  yang berkaitan dengan program terakreditasi seperti Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET) yang juga menjadi perhatian BAN-PT DIKTI untuk kurikulum berbasis kompetensi,  dapat dianggap sebagai anggota masyarakat berteknologi tinggi, mengenai derajat tradisional lainnya. Dalam bidang industri, suatu perusahaan dapat dianggap masyarakat berteknologi tinggi bersama dengan pesaing utamanya, dalam hal kompetisi sektoral yang digelutinya.

Kuis

Di bawah ini adalah link untuk Kuis terkait Materi. Selamat Mengerjakan dan tetap semangat!

Referensi:

  1. ^ “Atomic Power for Europe”, The New York Times, February 4, 1957, p. 17.
  2. ^ Lieberman, Henry R. “Technology: Alchemist Of Route 128; Boston’s ‘Golden Semicircle'” The New York Times, January 8, 1968, p. 139.
  3. ^ Metz, Robert (1969). “Market Place: Collins Versus The Middle Man”, The New York Times, April 24, 1969, p. 64.
  4. ^ Metz, Robert (1969). “Market Place: Keeping an Eye On Big Trends”, The New York Times, November 4, 1969, p. 64.
  5. ^ Metz, Robert (1971). “Market Place: So What Made E.D.S. Plunge?”, The New York Times, November 11, 1971, p. 72.
Iklan

45 Responses to Teknologi secara Luas dan Aplikasinya di Era Informasi

  1. Desintya says:

    Malam pak,maaf pak masuk ke halaman kuisnya susah.membutuhkan 3 kali refresh.mungkin modemnya yang lemot.terimakasih.

  2. Hendra.06.05093 says:

    kuisnya itu cuma dari materi Teknologi secara Luas dan Aplikasinya di Era Informasi saja??

    trus materi dari teknologi gak ada kuisnya???

  3. Maaf pak,no 2 quis saya kok salah,padahal pada materi jelas di sebutkan bahwa sektor teknologi tinggi memiliki 2 pendekatan yakni sektor dan produk.kok justru jawaban yang benar adalah produk dan industri.bukankah produk itu sudah jadi bagian dari industri???

    • Produk adalah hasil dari Industri. Jadi Industri adalah suatu sistim/organisasi yang membuat produk tersebut. Jadi kalau berbicara sektor, sebenarnya yang dimaksud adalah sektor industri, sedangkan produk adalah hasil dari sektor tersebut. Begitu,… Maaf kalo’ kurang teliti memang akan mudah terjebak pada logika-logika seperti ini. Next,…lebih baik lagi ya?

      • Ari Faradisa says:

        walah, pak.. kejebak artikel ni.. ^_^

        berarti yg dimaksud di artikel diatas itu sektor produksi dan sektor industri pisah ya pak??

        emang kalimat “Dalam menentukan sektor teknologi tinggi OECD memiliki dua pendekatan yang berbeda, yakni sektor dan produk (industri)” bener ya pak? apa ngga salah ketik ya??heheheh…

        masalahnya, setelah kalimat tersebut, tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai pendekatan sektor teknologi tinggi OECD. Aduh pak, jadinya nomer 2 salah deh…

  4. putrika wijayanti says:

    Pak saya mau tanya tentang kuisnya…padahal jawaban kuisnya ada di dalam artikelnya bapak tapi kok saya jawab seperti artikel bapak kok incorrect ya pak seperti misalnya saja pertanyaan tenteng pendekatan OECD melalui 2 pendekatan yang berbeda yaitu sektor dan produk (industri) tapi kok pada waktu saya jawab seperti itu kok incorrect ya pak padahal jelas disebutkan dan terdapat disitu dan untuk pertanyaan dimana markas besar OECD berada dan saya menjawab di Paris tapi kok tetap incoirrect yapak padahal sudah jelas diatas disebutkan bahwa markas besarnya ada disitu….

  5. putrika wijayanti says:

    pak maaf saya sudah tahu jawabannya ternyata ada pak maaf ya pak hehe…

  6. putrika wijayanti says:

    Pak saya mau tanya faktor apa sajakah yang menyebabkan negara disebut sebagai masyarakat yang berteknologi tinggi?
    pertanyaan kedua: Upaya apa yang harus kita lakukan untuk mendapat pengakuan bahwa negara kita sebagai masyarakat yang berteknologi tinggi?
    Pertanyaan ketiga: Menurut Bapak faktor apa saja yang menyebabkan ilmuwan yang berasal dari Indonesia lebih suka bekerja di luar negeri daripada di negara kita sendiri?
    Pertanyaan keempat: Apa sajakah peranan OECD itu?

  7. putrika wijayanti says:

    terima kasih pak……

  8. riski kurniawan says:

    bapak mengenai soal kuis yg nomor 2 itu jawabanya kan sehrusnya yg A tp kenapa kok salah. padahal kan di materi sudah di jelaskan kalau produk itu sama dengan industri. seharusnya jawabnya kan setor dan produk. why this is…???????

  9. rafli rama 06.04952 says:

    Pak…. saya mw tanya…

    dalam paragraf di atas:
    “Dapat dicatat bahwa teknologi yang tidak dipandang sebagai teknologi tinggi, seperti teknologi informasi, mungkin juga dipertimbangkan dalam rangka menjadi bagian dari perkembangan teknologi yang lebih tinggi.”

    nah….kenapa teknologi informasi masih dipertimbangkan? padahal telah meluas di pasar bebas dan hasilnya berpangaruh di belahan dunia?

    • Justeru maksudnya karena Teknologi Informasi sebagai teknologi yang sangat-sangat baru, maka pengkategoriannya harus lebih dipertimbangkan untuk masuk dalam kategori sektor produk yang sangat tinggi. Sementara yang ada di materi tersebut masuk dalam kategori teknologi tinggi, belum yang lebih tinggi seperti teknologi informasi.

  10. descry says:

    Wah…wah detail banget ne bapak jelasinnya, sampek2 saya bingung mo nanya tentang apa,hehee,,, 😈 😈

  11. descry says:

    Oia pak di era informasi ini banyak Industri Kecil Menengah (IKM) di Indonesia yang bergerak dalam dunia teknologi, sehingga di negara kita mempunyai dampak yang luar biasa dalam hal globalisasi. Nah yang saya tanyakan, tenaga kerja yang seperti apakah yang nantinya dibutuhkan dalam perkembangan bisnis ini?

    • Bicara Kualitas Tenaga Kerja untuk IKM bidang teknologi yang perlu diperhitungkan adalah:
      Kualitas yang pertama Attitude/Sikap Hidup Dik, yang kita sering menyebutnya Soft Skill! Terbatasnya sumber daya apapun, selama sikap dan pandangan hidupnya positif, maka segalanya menjadi ada dan mungkin. Banyak riset membuktikan bahwa 5% orang di dunia ini menggerakkan perekonomian 95% orang lainnya. Bukan karena dia awalnya pandai dan kaya akan resources tetapi lebih karena dia mampu memandang porsi dunia ini dari luar dan bagaimana meletakkan dirinya ke dalam porsi itu. Contoh sikap dan pandangan itu diantaranya: berpikir positif, selalu optimis yang terencana, pantang menyerah, sabar, kemauan untuk terus belajar, dan masih banyak lagi.
      Kualitas berikutnya adalah Hard Skill yang sesuai dengan bidang yang akan digeluti, misalnya bidang informasi, design, permesinan, dan sebagainya. Bisa diterima?

  12. descry says:

    Oia ada lagi bapak. Didalam koran ANTARA NEWS (Paris) terdapat isu yang menggambarkan tentang OECD meninggalkan kesan elite karena hanya beranggotakan atas negara2 kaya. Dan atas sepengetahuan saya misi dari OECD itu sendiri bukankah untuk mengajak seluruh pemerintahan seluruh dunia untuk menguatkan komitmen globalnya, diantaranya pada demokrasi dan pasar ekonomi yang berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan. Dan apakah isu tersebut benar adanya bapak?

    • Misi dan visinya OECD (Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan/ The Organisation for Economic Co-operation and Development) memang untuk keadaan yang lebih baik bagi dunia dan mereka mulai dengan beberapa negara maju pada awalnya untuk misi tersebut. Dalam perkembangannya mereka membuka diri untuk negara berkembang lainnya yang ikut bergabung, contohnya Meksiko dan Turki. Selain itu mereka juga mempunyai model keanggotaan kehormatan yang diantaranya duduk sebagian besar negara berkembang untuk berdiskusi bersama membicarakan strategi penetrasi peranan teknologi tinggi bagi pertumbuhan ekonomi dunia. Intinya, proses perbaikan diri memang sebaiknya harus muncul dari mereka yang sudah mapan secara resources pengetahuan, malah didukung oleh kesadaran tinggi untuk selaras juga dengan negara lainnya yang kaya sumber daya alam. Jadi sinergi inilah yang diupayakan oleh OECD. Tetapi wajar lah kalau banyak yang berpendapat bahwa OECD kelompok elit karena status anggotanya. Upaya nyata untuk mendapatkan dukungan dunia masih dibutuhkan OECD dalam beberapa tahun ke depan dengan bukti nyata.
      Kondisi isu yang santer ini samalah dengan analogi upaya orang kaya untuk menjadikan saudara miskinnya turut maju, cuman masyarakat buruan menghakimi bahwa orang kaya ini pasti punya maksud terselubung. Dan sebenarnya jawabnya cukup dengan sejauh apa maksud terselubungnya itu memberi keuntungan lebih baik bagi masyarakat kita (seandainya ada). Selama tidak memberi nilai yang signifikan, ya tidak perlu menjadi masalah, jalan tengahnya cukup aktif aja sebagai anggota kehormatan. Diperlukan pemahaman yang realistis untuk situasi abu-abu seperti itu. Tapi pokok bahasannya jadi melebar nih, karena sifatnya politis sekali. Ok,…gitu ya Dik!

  13. liskawati S.R says:

    Pak saya mau tanya tentang kuisnya…
    pada pertanyaan no.3 jawaban saya salah padahal sudah jelas dalam materi dijelaskan markas besar OECD berada di Chateau de la Muette di Paris,,,tp kug jawabannya perancis….

    oya pak saya juga mau tanya,
    pada materi teknologi yg pendahuluan itu, tertulis MUNCULNYA KELAS SANTAI…
    yg saya tanyakan Apakah yang dimaksud dengan kelas santai itu?

    NB: Kalau buat soal jangan terlalu menjebak banget pak….yang gampang2 ajah pak…
    hehehehe

    • Soal jawaban kuis Paris, ya jelas salah lah, yang ditanya kan Negaranya, jadi jawabnya ya Perancis. Pahami persoalannya, sehingga Anda tetap fokus.
      Dengan perkembangan teknologi memberikan dampak munculnya Kelas Santai, artinya teknologi telah memberikan situasi dan kondisi yang nyaman bagi para penggunanya, termasuk dalam hal cara belajar. Kita bisa belajar melalui Video, Musik, dan multimedia lainnya serta bisa diakses di mana saja, kapan saja, dalam skala pembelajaran yang lebih besar tetapi tetap privasi. Wah, ciri-cirinya kok kayak apa yang kita lakukan melalui media blog ini, ya? Saat ini saya jawab komentar anda sambil lihat TV dan minum Es Nutrisari di rumah saya, ditemani keluarga saya. Kelas santai adalah Kelas Virtual ini Dik, maksudnya. He..he..asyik nggak kira-kira?

  14. ahmad agus salim says:

    sebelumnya, saya ucapkan terima kasih kpd pak priyo…..
    mungkin saya sedikit minta penjelasan kepada bapak tentang dari segiapa saja tehnologi tu bisa dihatakan teknologi tinggi?? dan mengapa teknologi informasi dapat dikatakan teknologi tinggi?? meskipun dah da contohnya diaplikasinya a jurnal file PDF ini, ICT in China, tapi munkin bisa dijelaskan sedikit, kemudian dikatkan di atas bahwa teknologi informasi dapan menyebabkan investasi yang tiggi, tapi pada masa lalu yang tidak ada keseimbangan antara investasi dan potensi akan mengakibatkan investor dapat kehilangan semua atau sebagian besar dari investasi mereka maka Teknologi tinggi sering dipandang sebagai risiko tinggi, tapi kesempatan untuk menawarkan keuntungan tinggi.bagaimana solusi bapak tentang hal itu??

    • Kategori suatu teknologi disebut teknologi tinggi bermacam-macam dik! Oh ya sory ya baru bisa jawab sekarang karena saya lagi dikejar tenggat penelitian. Teknologi tinggi karena aspek ekonomi berbasis knowledge adalah yang rata-rata digunakan banyak negara sebagai pijakan. Teknologi yang lebih kepada penciptaan inovasi kreatif dalam merintis ekonomi baru, itulah teknologi tinggi. Investasinya memang juga tinggi tetapi kalau berpikir lebih dalam perangkat-lah yang membuat harganya tinggi tetapi bukan idenya. Jadi berbicara teknologi tinggi, kita berbicara siapa yang punya idenya dan siapa yang menjadi pelaksananya. Bagi yang punya ide, daya tawarnya lebih tinggi sehingga nilai hak kekayaan intelektualnya akan berlipat ganda dengan menemukan ide-ide baru lainnya. Masalah perangkat yang mahal bisa mereka cari dengan berpatungan bersama pelaksananya dalam rangka menghasilkan mahakaryanya tersebut.
      Hal itulah yang dilakukan negara Eropa hingga saat ini dan korban pelaksananya banyak ditemukan di Amerika dan sebagian Asia dengan modal asing. Eropa tetap negara kecil tapi pendapatan domestik bruto negaranya tetap tinggi walau sudah dipotong biaya produk impornya. Ok, semoga menjawab soal bagaimana kita harus berinvestasi. Investasilah Ide,…..indikatornya adalah berapa banyak penemu dan penelitian di suatu negara. Itu yang lebih penting menurut saya!

  15. Kohar 06.2009.1.05003 says:

    pak, saya tunggu materi selanjutnya !!!!

  16. descry (06.04946) says:

    Makacih banget pak pertanyaan saya dah dijawab semua, saya jadi bisa memahami.

    Trus gini pak ada jawaban yang saya masih bingung…

    Jawaban yang pertama tentang skill tenaga kerja untuk IKM:
    Saya jadi termotivasi atas jawaban bapak. Tapi saya agak bingung, jadi paling minimal kita harus memiliki kualitas dari salah satu softskill dan hardskill yach pak?

    Jawaban yang kedua tentang isu OECD:
    Hehee,,, sebelumnya saya minta maaf pak kalo pertanayaan saya agak diluar pembahasan.

    • Sori ya, jawabnya baru sekarang karena saya lama tidak ngrawat blog ini disebabkan ada kegiatan penelitian dgn LPPM. Soal soft skill dan hard skill ya? Dua-duanya jujur dibutuhkan. Kalo bicara minimal hard skill saja rasanya kurang benar karena soft skill sebenarnya sudah anda punyai hanya kalo’ di kampus hal tersebut kurang diasah. Orientasi kita sudah berubah ke arah Tugas Kuliah, Kuis, Ujian, dan sebagainya. Semuanya itu hampir mengasah hardskill kita saja. Tetapi bagaimana itu dikerjakan dengan pola kejujuran, sikap percaya diri yang benar, tidak muda putus asa, bekerja pantang menyerah, maka kualitas inilah yang dimaksud soft skill. Dalam dunia kerja IP adalah indikator hardskill, tetapi sebenarnya dalam proses bekerja/sbg wirausahawan nanti, inilah yang lebih penting. Ok, semoga bermanfaat.

  17. alfi says:

    mLem pak….
    wduh kuis Nya suLit bget pak….pa Lg sinyalNya smart agk eror….

    oya pak saya mau tanya…apakah negara kita sudah mengikuti OECD???atau membuat penelitian sendri gto kayak cina,india dan inggris???…..

    jika bLom,apakah karena terbatasNya kemampuan para orang diIndonesia atau gmna yach pak???….

    Mkasih…sLamat malam…..
    met weakkend pak….

  18. ima ratna furi says:

    maaf pak, saya mau tanya
    seandainya soal yang saya kerjakan itu salah semua itu bagaimana ya pak?
    apakah boleh mengulang kembali?
    terima kasih…

  19. ilham aji 06.04948 says:

    mlem pak……klo bljar lewat internet kyaknya gmna gitu…g lega????
    tapi saya suka karena bisa belajar tanpa batas.trima kasih.

  20. Asa 06.04959 says:

    Pak, saya mau tnya apakah teknologi itu dapat di aplikasikan di dlam nuklir/atom?

  21. m.habib says:

    Ma’af pak i’ve just done the quiz…jujur saja pak saya baru ngerjainnya karna :
    1.Agak males…tp bukan berarti saya tdk suka sama mata kuliah ini,malah saya suka kalau mata kuliah yang ada diskusinya…..
    2.Rumah saya agak jauh dari warnet,kira-kira 4 km.
    ma’af pak,,,,saya sduh telat ngerjainnya + banyak omong yang nggak jelas…..
    trima kasih

  22. desintya says:

    maaf pak mau tny,dlm minggu ini tdk ada materi

  23. zannie 06.04940 says:

    Permisi Pak Probo, saya mau tanya…
    Sehubungan dengan materi bapak mengenai Teknologi Secara Luas Serta Aplikasinya, saya punya pertanyaan…
    Bagaimana cara kita agar dapat menjadi masyarakat yg berteknologi tinggi?? Apa kita harus slalu mengikuti perkembangan2 tekologi yang ada atau bagaimana gitu??
    ohya satu lagi pak,gimana buat blog kayak bapak ini?? yang baik dan benar…
    Trimz pak…

    salam semangat luar biasa . . . 😉

  24. ita says:

    sebelumys minta maaf pak?pak sebenarnya pengertian teknologi secara luas itu materi minggu ke barapa?

  25. ajeng sofiandari says:

    pak no 1 satu itu yg bnr ap koq saya jwb salah….

  26. jatmiko says:

    pak saya mau tanya saya tadi hanya memasukan nama saja tapi lupa memasukan NPM dan kelas dan apa masih berhasil pak nanti nilainya?dan apa langkah selanjutnya?

  27. bagus pras says:

    maaf pak revisi sampai 4 kali soalnya susah pak mohon makhlum ya pak!
    td di revisi ke 4 betul semua pak alhamdulillah bisa!

  28. dini says:

    pak, quiz yg kedua tntang apa??

  29. bakir says:

    pak materinya yang baru kok belum ada…
    saya tunggu pak,materi selanjutnya.

  30. Ari says:

    pak, saya sulit mudeng kalo kuliah online kayak gini. pengen kuliah biasa kayak dulu aja. kalo soal tugas2 & kuis2 online sih nggak apa2. tapi untuk penjelasannya sulit untuk memahaminya. Terima kasih…

  31. andre says:

    pak tanya,kuis teknologi informasi ap cuma satu saja?
    kl lebih dari satu apa aj materinya,kecuali arti teknologi dalam arti luas?
    terimakasih

  32. moch lutfi says:

    pak…
    tadi kan saya ikut quizz..
    trus ada tulisan crtifikat uh maksudnya apa.???
    pak.. quizznya hanya beberapaa dari pengantahuan umum. tetapi kok ada juga penalaranya kayak mpi???

  33. ery yassy syafitri says:

    pk …..
    brartiy manusia tuw hrus mampu mengikuti prkembangan yg tinggi appah…..

    dampak dr teknologiy yg tinggi oleh masyrkat itu sndri appah pk….

    ERY YASSY SYAFITRI
    NPM:06.2010.1.05635

  34. ery yassy syafitri says:

    pk …..
    brartiy manusia tuw hrus mampu mengikuti prkembangan yg tinggi appah…..

    dampak dr teknologiy yg tinggi oleh masyrkat itu sndri appah pk….

    ERY YASSY SYAFITRI
    NPM:06.2010.1.05635
    jur:informatika

  35. apakah cuma ini ?

    lalu update yang lainnya di mana ???

    06.2010.1.05652

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: