TIP & TRIKs Penyusunan Cepat QFD

Berikut adalah cara cepat untuk menyusun Strategi QFD Anda dengan cepat. Dan kunci utama penyusunan cepat ini adalah dengan memanfaatkan Template QFD dalam Format Excel yang telah Anda download pada Materi sebelumnya tentang judul QFD di tanggal 03/12/2009.

Ok, kita langsung saja dengan membuka template excel tersebut yang format awalnya adalah seperti ini:

Apabila Anda melihat template ini lebih seksama, ada 2 (dua) bagian penting yang menjadi inti berhasil/tidaknya Metode ini, yakni Items “WHAT” dan Items “HOW”. Item ‘what’ lebih sesuai untuk diisi denga segala faktor yang menjadi kebutuhan calon pengguna/konsumen Anda. Cara mendapatkan bagian ini idealnya adalah dengan melakukan wawancara ataupun media kuisioner dengan para calon konsumen/pelanggan Anda. Sedangkan item ‘how’ adalah segala faktor yang sangat mungkin bisa dilakukan untuk mewujudkan semua faktor kebutuhan para calon pengguna/pelanggan Anda.

Bila 2 bagian besar ini telah berhasil Anda tetapkan, maka selebihnya adalah kegiatan untuk memasukkan angka-angka. Dalam hal memasukkan angka-angka ini, sebenarnya secara ideal juga bisa didapatkan dengan berbagai cara, diantaranya melalui Brainstorming dengan para Stakeholder atau secara tidak langsung dengan media kuisioner yang disampaikan kepada para Stakeholder tersebut. Siapakah Stakeholder ini?

Stakeholder adalah segala pihak yang berkepentingan atas perusahaan/usaha/produk yang sedang Anda desain, dari mulai Pemilik Perusahaan dan jajaranya (Engineering, Production, Marketing) dari pihak internal sampai dengan Konsumen, Pelanggan, Distributor, Pengecer dan Asosiasi Profesi terkait dari pihak eksternal.

So, let’s begin to study now, OK?

Langkah Cepat Penyusunan QFD

Langkah Pertama, adalah tetapkan Kebutuhan atau item ” WHAT ” dalam Kolom Demanded Quality. Contoh di samping kiri ini adalah contoh apabila kita ingin membuat sebuah desain kemasan untuk produk makanan secara umum. Beberapa item kebutuhan yang dapat dimasukkan diantaranya adalah: Ringan, Mudah Dibawa, Informatif, Aman digunakan, Atraktif/Menarik, dan sebagainya.

Langkah Kedua, adalah memberikan score pembobotan/tingkat kepentingan yang berlaku antara 1 sampai dengan 5. Score 5 berarti item ” WHAT ” tersebut Sangat Penting, 4 = Penting, 3 = Cukup Penting, 2 = Kurang Penting, dan 1 = Tidak Penting. Secara otomatis, maka Relative Weight akan terisi dengan angka-angka.

Langkah Ketiga, adalah menetapkan item ” HOW “, yang pada dasarnya adalah faktor-faktor yang menentukan ‘ Bagaimana ‘ Anda akan memuaskan Kebutuhan Calon Pengguna/Konsumen (item “WHAT”). Hal ini disebut juga Quality Characteristic. Untuk contoh di desain kemasan makanan ini diantaranya adalah Mampu menjelaskan Isi, Mampu melindungi Isi/makanan di dalamnya, Bentuk Kompak & Modular (sehingga bisa dibawa/didistribusikan kemana-mana), dan sebagainya.

Langkah keempat, adalah mulai memilih atau menetapkan bagaimana sebaiknya item “HOW” ini diwujudkan nantinya. Apakah dengan cara meningkatkan kualitasnya, menurunkannya sedikit untuk mencapai harga produksi yang rendah, atau sesuai target standar produksi pada umumnya? Silahkan Anda menetapkannya dengan memilih tingkat perbaikan (Direction of Improvement): Max, Min, or Target. Cukup dengan klik pada kolom, setelah itu drop down dan lalu pilih.

Beberapa tanda simbol untuk menjelaskan arti perintah atau hubungan diantara faktor-faktor dalam Metode QFD dapat Anda lihat pada bagian kanan atas dari template excel ini, yang bagiannya adalah seperti pada gambar di bawah ini:

Langkah Kelima, adalah dengan menetapkan hubungan antara item “HOW” yang terwakili atas 3 kondisi, yakni Korelasi Negative (-), Korelasi Positif (+), dan Korelasi Sangat Positive (++). Kegunaan mekanisme ini adalah membantu Anda sebagai Desainer dalam terutama membuat komposisi ataupun kebijakan bentuk berikut standar kualitas desain kemasan secara menyeluruh, tidak hanya per bagian saja yang akan cenderung membuat desain Anda memiliki banyak kekurangan.

Langkah Keenam, berbicara tentang hasil desain yang menyeluruh dan terpadu, maka langkah ini adalah langkah yang dapat mewakilinya. Anda sebagai desainer kemasan dituntut untuk bisa berpikir secara analitis adakah hubungan yang kuat antara item Kebutuhan Calon Pengguna/Konsumen (WHAT) dengan Tujuan Desain (HOW). Dengan mengetahui ada dan tidaknya hubungan ini, maka sebaran Kualitas Desain sangat mungkin menjadi tidak merata. Di sinilah kegunaan langkah ini, yaitu sebagai langkah awal untuk menentukan Tujuan Desain yang mana (HOW) yang akan Anda prioritaskan lebih dulu?

Langkah Ketujuh, adalah langkah yang secara otomatis akan muncul untuk menghasilkan nilai Bobot Kepentingan atas masing-masing item Tujuan Desain (HOW). Nilai yang terbesar berarti nilai yang harus Anda prioritaskan untuk segera diwujudkan dan kemudian menyusul item-item berikutnya.

Langkah Kedelapan, adalah langkah yang tidak kalah penting juga bila dibandingkan dengan langkah-langkah sebelumnya. Katakanlah Anda sebagai desainer produk kemasan sudah merasa di Puncak dalam arti mendapatkan kreatifitas terbaik Anda tetapi secara tiba-tiba Anda dikejutkan oleh kemunculan produk kompetitor yang ternyata sudah lebih dahulu muncul dengan tujuan desain yang mirip dengan yang Anda buat. Maka disinilah letak pentingnya Langkah kedelapan.

Anda diharapkan dapat mencari kompetitor utama Anda dan kemudian melakukan penilaian atas kualitas produk mereka dibandingkan dengan rencana desain kita. Terkait dengan hal apa? Yaitu item Kebutuhan Konsumen (WHAT). Ya, benar,…Kompetitor juga pasti menembak kebutuhan konsumen juga yang pastinya sangat mungkin mendekati sama dengan yang anda buat (tentunya hal ini sangat relatif ditentukan oleh waktu yang update saat itu, dan sumber konsumen kompetitor Anda sama juga dengan Anda).

Tetapkan, bagian-bagian Kebutuhan Konsumen (WHAT) mana yang Anda harus lebih dibandingkan Kompetitor dan mana yang harus sedikit dikurangi kualitasnya, dan sebagainya. Penentuannya adalah dengan nilai antara 0 s/d 5. Nilai 0 berarti paling buruk dan nilai 5 berarti yang paling baik.

Penutup

Ok, saudara-saudara sekalian, itulah semua yang bisa Anda lakukan untuk berproses cepat dalam penyusunan QFD secara cepat untuk proyek desain Anda. Tentunya bila dilakukan secara ideal, bagian yang paling lama justeru pada saat di awal, yakni penggalian Kebutuhan Konsumen, dan penetapan item “WHAT” serta “HOW”.

Apabila Anda merasa perlu mempelajari juga contoh hasil penyusunan cepat QFD ini dengan template excelnya, silahkan Anda download Praktek QFD Packaging

Iklan

2 Responses to TIP & TRIKs Penyusunan Cepat QFD

  1. u-n1a . w . 00112 says:

    siang pak..
    untuk masalah tugas Qfd apakah untuk penyusunanya juga harus menggunakan format seperti ya tlah bpk jelaskan dlm trik penyusunan cepat Qfd tersebut diatas…
    belumnya..trimakasih!

  2. Nia, di pengumuman saya tentang tugas sudah dijelaskan tentang sistematika pelaporannya. Jadi jangan lepas dari itu ya, coba dibaca lebih seksama lagi, dari mulai pendahuluan, dan seterusnya. Kalo yang kamu maksud format QFD-nya, nah monggo kamu atur sendiri. Kalo’ saran saya format QFD dari template excel ini jauh lebih mudah diikuti daripada membuat sendiri. Apabila masalah formatnya mau kamu buat besar (melebihi A4), silahkan diatur untuk kemudian dapat dilipat dalam laporanmu. Semoga membantu. Terima kasih kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: