PENGUMUMAN KELAS & MATERI PENGGANTI KONSEP TEKNOLOGI

Kepada Yth. Para Peserta Kelas Konsep Teknologi A3-Pagi,

Disampaikan permintaan maaf bahwasanya terjadi kesalahan pada saya secara pribadi yang menangkap kesepakatan pertemuan kelas pengganti kita pada hari Selasa, tetapi ternyata yang benar adalah pada hari Senin yang lalu di minggu ini.

Maka sebagai penggantinya, kelas akan diadakan dalam bentuk DISKUSI FORUM BY ONLINE terkait topik dengan mempertimbangkan partisipasi anda di dalamnya sebagai absensi kehadiran. Batas pemasukan pendapat adalah sampai dengan besok, tanggal 14 Oktober 2010, pukul 14.30.

Topik yang akan kita bahas adalah BUDAYA & TEKNOLOGI. Di bawah ini ada sebuah tulisan artikel yang dapat menjadi diskusi menarik di antara kita. Silahkan anda kirim komentar-komentar Anda dan saling memberikan pendapat secara bebas tetapi tetap ilmiah, dengan jangan lupa, setelah berkomentar, akhiri dengan Nama dan NPM Anda. Terima kasih.

Materi dan sumber:

Jumat, 02/10/2009 12:10 WIB
Batik dan Teknologi
Software Batik Hingga Canting Elektronik
Ardhi Suryadhi – detikinet

Jakarta – Walau berlabel warisan budaya, batik juga bisa berjalan seiringan dengan kemajuan teknologi. Mulai dari software unik yang dapat membantu mendesain pola batik hingga canting elektronik sudah dikembangkan putra-putri Indonesia.

Jbatik adalah sebuah perangkat lunak yang mampu menciptakan motif-motif batik modern dengan basis desain batik tradisional. Aplikasi yang menggabungkan nilai budaya dan teknologi informasi ini menunjukkan bahwa TIK dan budaya bukan dua wilayah yang terpisah. Bahkan kolaborasi keduanya akan menciptakan nilai tambah yang sangat besar.

Inovasi ini berhasil memetakan pola-pola batik secara matematis kemudian diterjemahkan ke dalam perangkat lunak sehingga dapat menciptakan pola-pola batik yang baru secara digital.

Dalam perangkat lunak JBatik, mula-mula gambar batik diolah dan dibuat distribusi frekuensinya. Kemudian dimensinya dihitung dan dibuat fraktalnya. Yang luar biasa adalah dari satu rumus dapat dihasilkan banyak motif desain.

Dengan inovasi yang luar biasa tersebut, tak ayal software karya Pixel People Project ini menyabet penghargaan INAICTA 2008. Pengakuan terhadap kreativitas digital anak bangsa ini pun berlanjut hingga ke tingkat internasional.

JBatik memperoleh penghargaan Asia Pacific ICT Award (APICTA) 2008 untuk kategori ‘Tourism and Hospitality’ dan UNESCO 2008 Award of Excellence sebagai ‘Stamp of Approval’ yang menunjukkan produk ini memiliki kualitas tertinggi pada level internasional dan berpotensi besar untuk masuk pasar dunia.

Selain dari sisi software, ‘perkawinan’ batik dan teknologi juga dapat kita temui pada kehadiran canting elektronik. Canting merupakan senjata utama para pembatik untuk membuat motif di atas kain.

Namun berbeda dengan cara tradisional, canting elektronik ini menggunakan listrik untuk memanaskan malam/lilin dalam membentuk pola di atas kain, sehingga suhu panas dari canting pun bisa dihasilkan dengan lebih baik.

Untuk menggunakan alat ini, pertama-tama pola batik dari kertas yang sudah dibuat harus diletakkan di atas alas lalu ditutupi dengan kaca dan bahan. Selain itu, di bawah alas yang digunakan juga terdapat lampu untuk menerangi pola yang akan dikerjakan.
( ash / faw )

Iklan