Kemacetan akibat Aktifitas Antar Jemput Sekolah

Kondisi kemacetan lalu lintas di Surabaya ternyata tidak sekedar fenomena biasa. Hal ini tercermati apabila kita bisa memperhatikan lebih dalam lagi bahwa penyebab lain adalah karena kegiatan antar jemput para siswa sekolah oleh para wali murid atau setidaknya yang dipercaya wali murid tersebut.

Mobil-mobil pribadi membanjiri sekolah-sekolah ini di saat jam-jam masuk dan pulang sekolah. Banyak solusi coba ditawarkan dan melihat hal tersebut, semestinya kita berempati untuk membantu alternatif solusi atas permasalahan tersebut.

Berikut petikan referensi kondisi tersebut yang bersumber dari Media Surya edisi Jumat, 10 Desember 2010. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Tugas Riset Konsep Teknologi: Bab Pendahuluan

Dalam mengedepankan basis teori yang ideal sesuai yang kita pelajari, maka untuk bisa membumi diperlukan pengamatan yang nyata dilakukan di lapangan. Model pengamatan ini bersifat kualitatif dan tidak bermaksud kemudian mewakili hasil riset anda secara keseluruhan.

Kegiatan riset ini lebih merupakan upaya sadar untuk mendekatkan permasalahan nyata di lapangan dan kemudian menganalisisnya berdasarkan studi teori ataupun pustaka yang ada. Dengan demikian sudut pandang kontradiktif yang ada dapat sebagai temuan awal untuk dikembangkannya suatu riset lanjutan atau apabila hal-hal temuan tersebut bersesuaian dengan studi teori yang ada, maka kesimpulan yang telah dipelajari selama ini menjadi sumber belajar yang tepat.

Hal-hal yang perlu disampaikan kepada Anda sebagai Tugas Riset ini adalah sebagai berikut:

A. Tema Penelitian

Ada dua tema yang dikedepankan, yakni 1) Kontradiksi antara Teknologi dan Aspek Sosial Masyarakat dan 2) Kontradiksi antara Teknologi dan Aspek Budaya Masyarakat

B. Sistematika Laporan Tugas Riset

Dalam tugas laporan ini, anda mengerjakannya secara berkelompok, beranggotakan 2 (dua) orang. Dengan format penulisan secara umum di atas kertas A4, teks dengan font arial 11 point ataupun times new roman 12 point, margin kertas bagian atas 3 cm, kiri 3cm, kanan, 2,5 cm, dan bawah 2,5 cm.

Adapun sistematikanya adalah sebagai berikut:

B.1. Cover

Cover dipersilahkan didesain secara bebas, tetapi dengan cakupan syarat yang harus masuk adalah Judul Tugas, Logo ITATS, Nama dan NPM anggota kelompok, nama Jurusan dan Institusi ITATS.

B.2. Abstrak

Abstrak merupakan resume dari keseluruhan pelaporan yang telah anda buat. Dimulai dari latar belakang secara umum, metode yang digunakan, dan proses pembahasan sampai dengan kesimpulan. Abstrak ini sebaiknya dibuat setelah keseluruhan bab telah selesai, walaupun penempatannya di awal bab. Jumlah kata sebaiknya tidak lebih dari 250 kata.

B.3. Bab 1 Pendahuluan

Dalam bab ini, anda menerangkan rentetan awal kenapa tulisan riset anda ini dibuat dengan sistematika sebagai berikut:

1.1. Latar Belakang Penelitian

Bagian ini merupakan bagian yang menyebabkan betapa pentingnya riset anda ini dibuat. Tulisannya cenderung tidak terlalu panjang, tetapi pembahasannya cukup general saja sampai pada akhirnya menyempit menyinggung perihal judul yang akan anda angkat/sajikan. Misalnya berbicara tentang perkembangan teknologi komunikasi secara umum dan gandrungnya anak muda untuk beraktualisasi dalam pergaulan di masa produktifnya, sampai pada akhirnya menyempit ke persalan betapa hal itu sudah mengganggu di saat jejaring sosial secara online melalui teknologi media komunikasi membawa pada persoalan-persoalan penjualan manusia, pengaruh buruk, perilaku menyimpang, dan lain sebagainya. Nah, bagian akhir inilah yang hendak anda bahas sebenarnya, tetapi di latarbelakangi oleh hal-hal general sebelumnya.

1.2. Perumusan Masalah Penelitian

Dalam proses menentukan perumusan masalah, anda diminta untuk dapat membuat sebuah intisari masalah yang paling ingin anda dan kelompok pecahkan dikaitkan dengan latar belakang penelitian di atas. Rumusan masalah ini cukup sepenggal kalimat pernyataan ataupun kalimat tanya. Misalnya terkait dengan hal di atas kita dapat merumuskan bahwa riset ini ingin mengangkat permasalahan tentang bagaimana peran teknologi komunikasi dapat mempengaruhi perilaku para remaja produktif untuk berakibat pada aktifitas yang bertentangan secara norma dan hukum.

1.3. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian berarti deretan justifikasi yang ditentukan untuk menjawab rumusan permasalahan di atas. Bila rumusan telah dibuat seperti di atas, maka tujuan penelitiannya dapat berupa misalnya, 1) Untuk mendapatkan informasi kualitatif tentang kegiatan para remaja produktif dalam memanfaatkan teknologi, 2) Untuk mengkaji sejauhmana peran teknologi ternyata memberi pengaruh kepada para remaja produktif ini, 3) Untuk memberikan pandangan umum kualitatif atas pengaruh teknologi ini terhadap etika dan norma para remaja produktif ini

1.4. Batasan Masalah Penelitian

Dengan memperhatikan tingkat latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan penelitian ini, maka bagian yang tidak kalah penting adalah batasan masalah. Batasan masalah ini dapat saja terkait dengan batasan pokok pembahasan, lokasi yang diteliti, lamanya waktu penelitian, maupun jumlah orang / responden / narasumber yang diamati.

 

Ok, selanjutnya kita akan membahas bab-bab selanjutnya, diantaranya adalah Studi Pustaka, Metode Penelitian, Hasil Pengamatan dan Solusi Pembahasan, Kesimpulan dan Saran. Saya tunggu rancangan riset anda di Bab Pendahuluan ini dan semoga dalam beberapa waktu ke depan anda dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik. Saya tunggu tugas anda dengan cukup email ke priyo_suprobo@yahoo.co.id ataupun juga komentar atas tugas ini, langsung di kolom komentar bawah artikel ini.

Sukses untuk anda!

Pengumuman Tugas UAS dan Kegiatan UAS

Untuk Ujian Akhir Semester di tahun ajaran 2009/2010 ini, saya mohon kerjasama Anda semua para peserta perkuliahan Metode dan Manajemen Desain (MMD) untuk mempraktekkan metode QFD dan sekaligus mengevaluasi kegiatan perkuliahan kita selama setengah semester ini.

1. TUGAS QFD

Tugas Praktek Quality Function Deployment (QFD) ini dipraktekkan dengan mengambil topik dari Tugas Studio Desain Produk Anda masing-masing. Adapun format dan sistematikanya adalah sebagai berikut:

  • Format laporan adalah kertas A4, Margin: Top (4), Left (4), Right (2.5), dan Bottom (2.5)
  • Sistematika pelaporan berisi :
  • Cover dengan gaya bebas tetapi minimal memuat nama Matakuliah, logo ITATS, nama penulis, nama dosen, dan nama institusi Anda (Jurusan Desain Produk – ITATS)
  • Bab 1. Pendahuluan, yang menceritakan tentang latar belakang Anda mengambil proyek desain produk anda, permasalahan desainnya, tujuan desain anda, dan batasan masalah
  • Bab 2. Metode Desain, yang menceritakan tentang metode QFD secara garis besar dalam pola pikir dan sudut pandang Anda dikaitkan (lebih dihargai apabila menyebutkan sumber informasi yang melandasinya dan dimasukkan dalam Daftar Pustaka)
  • Bab 3. Proses Analisis Desain Produk melalui QFD, menceritakan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam proses menetapkan kebutuhan konsumen sampai dengan studi kompetitor (Lihat detailnya di Materi Tips dan Triks Penyusunan Cepat QFD).
  • Bab 4. Kesimpulan, yang menceritakan hasil dari Proses Analisis Desain Produk Anda melalui QFD dengan gaya deskripsi, yakni perihal Tujuan Desain (HOW) yang mana yang akan Anda prioritaskan dan bagaimana tahapan yang akan anada lakukan selanjutnya untuk mewujudkannya.
  • Daftar Pustaka, berisikan list sumber informasi (baik dari pustaka maupun internet) yang melandasi pemikiran Anda dalam penyusunan tugas.

Pengumpulan tugas ini dilakukan secara online dengan Anda mengirimkannya ke email saya di priyo_suprobo@yahoo.co.id, selambat-lambatnya pada 26 Januari 2010, pukul 24.00.

2. EVALUASI KEGIATAN PERKULIAHAN

Evaluasi Akhir Kegiatan Perkuliahan dilakukan pada saat Ujian Akhir Semester secara offline di Kampus dengan mengikuti jadwal Ujian Akhir Semester seperti yang tertera dalam papan pengumuman ataupun edaran yang dikeluarkan oleh Bapak Pembantu Rektor 1. Kegiatan evaluasi ini adalah juga menjadi bagian dari penilaian kelulusan anda dalam perkuliahan mata kuliah ini.

Penutup

Demikian informasi/pengumuman dari saya terkait kegiatan perkuliahan digital kita dan kegiatan offline kita selama ini dan apabila di akhir semester ini dari saya pribadi ditemukan banyak kekurangan, maka saya minta maaf atas hal-hal tersebut kepada Anda sekalian. Tetapi saya berdoa selalu untuk kesuksesan Anda semua. Proficiat untuk Anda semua!!

F. Priyo Suprobo, ST.

TIP & TRIKs Penyusunan Cepat QFD

Berikut adalah cara cepat untuk menyusun Strategi QFD Anda dengan cepat. Dan kunci utama penyusunan cepat ini adalah dengan memanfaatkan Template QFD dalam Format Excel yang telah Anda download pada Materi sebelumnya tentang judul QFD di tanggal 03/12/2009.

Ok, kita langsung saja dengan membuka template excel tersebut yang format awalnya adalah seperti ini:

Apabila Anda melihat template ini lebih seksama, ada 2 (dua) bagian penting yang menjadi inti berhasil/tidaknya Metode ini, yakni Items “WHAT” dan Items “HOW”. Item ‘what’ lebih sesuai untuk diisi denga segala faktor yang menjadi kebutuhan calon pengguna/konsumen Anda. Cara mendapatkan bagian ini idealnya adalah dengan melakukan wawancara ataupun media kuisioner dengan para calon konsumen/pelanggan Anda. Sedangkan item ‘how’ adalah segala faktor yang sangat mungkin bisa dilakukan untuk mewujudkan semua faktor kebutuhan para calon pengguna/pelanggan Anda. Baca pos ini lebih lanjut

QFD (Quality Function Deployment)

Penyebaran Fungsi Kualitas/ Quality Function Deployment (QFD) adalah sebuah “metode untuk mengubah permintaan pengguna ke dalam kualitas desain, untuk menyebarkan fungsi membentuk kualitas, dan untuk menyebarkan metode untuk mencapai kualitas desain menjadi subsistem dan komponen bagian, dan akhirnya menjadi unsur-unsur teknis tertentu dari proses produksi”, seperti yang dijelaskan oleh Dr Yoji Akao, pengembang pertama QFD di Jepang pada tahun 1966.

Awalnya, karyanya ini masuk dalam jaminan kualitas dan pengawasan poin mutu dengan penyebaran fungsi yang digunakan dalam Rekayasa Nilai.Untuk presentasi lengkap tentang metode ini, Anda dapat mendownloadnya di materi Product Development Process 1

Dan untuk tutorial pengerjaan QFD, Anda bisa melihat animasi QFD TUTORIAL

Sedangkan apabila Anda tertarik untuk menggunakan template QFD dalam format excel, Anda dapat mendownloadnya di sini.

Ok, Selamat Belajar dan Tetap Semangat!!!

Dasar-Dasar Manajemen Desain

Desain harus dikelola secara lebih efektif. Pernyataan bahwa suatu desain adalah kegiatan kreatif dimana manajemen tidak dapat diterapkan, adalah tidak benar. Tugas-tugas yang lebih kompleks, seperti perencanaan, pembukaan dan pengoperasian pabrik baru atau pengembangan pangsa pasar baru, dapat dikelola dengan sukses dengan manajemen yang baik. Perusahaan perlu menerapkan manajemen proses desain dan mahasiswa juga perlu menerapkan rnanajemen proyek dengan kepatuhan yang sama.

Materi yang lebih lengkap dapat di download di materi  DASAR-DASAR MANAJEMEN DESAIN.