Sikap “Go Green” dan Subsidi BBM

Artikel dalam Kompas Cetak ini menggugah kita untuk bertanya tentang Konsep Pemerintah atas Teknologi dan Pengaruhnya bagi Masyarakat.

Nyatakan Sikap Anda atas kondisi Subsidi BBM  vs Sikap Go Green ini!

Jumat, 25 Juni 2010 | 04:20 WIB

STEFANUS OSA

Setiap produsen kendaraan bermotor yang ikut ajang Indonesia International Motor Show, yang bakal digelar ke-18 kalinya di Pekan Raya Jakarta, 23 Juli-1 Agustus 2010, ingin produknya dilirik dan laku. Namun, adakah mereka peduli terhadap emisi gas karbon dari kendaraan yang mereka produksi?

Konsumen kini semakin cerdas. Ini setidaknya terungkap dalam sebuah tes sederhana terhadap konsumen pada pertengahan Juni 2010. Maria, ibu rumah tangga yang tinggal di Jakarta, misalnya, terkesima melihat mobil sedan yang baru beberapa bulan diluncurkan. Pertanyaan pertama, berapa harga jual mobil itu?

Pertanyaan berikutnya, Baca pos ini lebih lanjut

Tahapan Proses Finishing

Tahapan proses secara umum untuk finishing OilBased adalah sebagai berikut:

  1. Sanding; Pengamplasan benda kerja kita harus lakukan hingga permukaankayu/plywood halus. Halus di sini berarti tidak ada serat‐serat yang tegak ke permukaandan bebas dari ujung yang runcing. Sebaiknya lakukan proses ini dengan baik agar hasil akhir finishing menjadi baik pula. Grade kertas ampelas yang digunakan pada langkah ini berawal dari 120 dan 240.
  2. WoodFiller: Untuk menutupi pori‐pori kayu yang terlalu besar ataupun lubang karena cacat pada waktu pengerjaan. Carilah warna wood filler yang mendekati sama dengan warna kayu atau warna akhir finishing.
  3. Staining: Pewarnaan dilakukan dengan metode semprot juga. Beberapa tukang kayu memilih melakukan proses pewarnaan sebelum base coat. Aplikasi dilakukan dengan metode wipping. Ada pula yang mencampur wood stain dengan bahan base coat sehingga pada waktu pelapisan pertama sekaligus bisa mendapatkan warna yang diinginkan. Pilihan cara tersebut tergantung dari hasil pewarnaan yang anda inginkan. Baca pos ini lebih lanjut

Jenis dan Bahan Finishing Furnitur Kayu

Finishing merupakan lapisan paling akhir pada permukaankayu. Proses ini bertujuan untuk (1)memberikan nilai estetika yang lebih baik pada perabot kayu dan juga berfungsi untuk menutupi beberapa kelemahan kayu dalam hal warna, tekstur atau kualitas ketahanan permukaanpada material tertentu. Tujuan kedua adalah (2) untuk melindungi kayu dari kondisi luar (cuaca, suhu udara dll) ataupun benturan dengan barang lain. Dengan kata lain untuk menambah daya tahan dan keawetan produk kayu.

Cara aplikasinya pun berbeda‐beda. Dilihat dari jenis material, pada dasarnya ada 2 macam jenis finishing untuk kayu atau material yang terbuat dari kayu.

  1. Finishing bahan padat, material ini 100% menutupi permukaan kayu dan menyembunyikan tampak aslinya. Fisik bahan ini berupa lembaran atau rol. Populer untuk pemakaian furniture indoor dengan bahan dasar plywood,MDF, hardboard, softboard dan jenis lembaran lainnya.
  2. Finishing bahan cairan, sangat banyak jenis dan variasi aplikasinya. Paling populer digunakan pada hampir seluruh jenis furniture kayu. Bersifat lebih fleksibel daripada finishing dari jenis bahan yang padat. Sangat baik untuk finishing permukaanbidang lebar ataupun yang melengkung. Pada teknologi terbaru sekarang ini, jenis finishing akhir cairan bisa memiliki kualitas yang sama kuatnya pada permukaan yang lebar pada plywood atau MDF.

Baca pos ini lebih lanjut

Fungsi dan Desain Kabinet

Ada suatu masa ketika lemari/kabinet dulu dianggap hanya sebagai ruang penyimpanan; mereka dibangun sebagai rak biasa dengan rak untuk menyimpan item di dapur, kamar mandi, kamar tidur, garasi, sekolah, rumah sakit, dan kantor. Tapi, dengan ide-ide perubahan dalam arsitektur dan desain interior, dan pemaparan konsep desain global dan tren melalui internet dan media lainnya, orang-orang lebih peduli tentang estetika dibandingkan fungsi dari lemari itu sendiri.

Bagi mereka yang ingin untuk membuat lemari/kabinet/rak, ada banyak sumber daya online dan alat-alat yang menyediakan kabinet gratis desain dan rencana-rencana, dan membantu Anda untuk membangun lemari/ kabinet/rak Anda sendiri. Keindahan juga dapat tersusun karena kepraktisannya, kemudahannya dan sifatnya yang mampu konfigurasi dalam hitungan menit. Dibawah ini adalah beberapa contoh rak, meja, meja kerja, meja kopi, tempat tidur, dengan proses konfigurasi dan produksi yang mampu disesuaikan dengan kebutuhan.

Ide Rak buku kayu Geometris ini didasari oleh pemikiran tentang fungsi dan kemudahan konfigurasinya. Bentuk Box akan lebih mudah diatur sesuai keinginan dalam segi penataan/penempatannya untuk berfungsi sebagai penyimpanan.

Teknik produksinya juga relatif lebih mudah dan murah dalam segi biaya. Kebutuhan peralatan penunjang supaya pekerjaan lebih cepat diselesaikan adalah dengan menggunakan Hand Tools (Paku Tembak Pneumatik). Bahan habis diantaranya adalah selain multiplek, yakni lem kayu, paku tembak, screw untuk merekatkan konfigurasi antar box, dan juga veneer untuk melapis pinggiran box yang terlihat.

Tambahan nilai estetika dapat juga dengan penambahan pintu sebagai wajah dari rak/ kabinet ini. Baca pos ini lebih lanjut

Pengumuman Tugas UAS dan Kegiatan UAS

Untuk Ujian Akhir Semester di tahun ajaran 2009/2010 ini, saya mohon kerjasama Anda semua para peserta perkuliahan Metode dan Manajemen Desain (MMD) untuk mempraktekkan metode QFD dan sekaligus mengevaluasi kegiatan perkuliahan kita selama setengah semester ini.

1. TUGAS QFD

Tugas Praktek Quality Function Deployment (QFD) ini dipraktekkan dengan mengambil topik dari Tugas Studio Desain Produk Anda masing-masing. Adapun format dan sistematikanya adalah sebagai berikut:

  • Format laporan adalah kertas A4, Margin: Top (4), Left (4), Right (2.5), dan Bottom (2.5)
  • Sistematika pelaporan berisi :
  • Cover dengan gaya bebas tetapi minimal memuat nama Matakuliah, logo ITATS, nama penulis, nama dosen, dan nama institusi Anda (Jurusan Desain Produk – ITATS)
  • Bab 1. Pendahuluan, yang menceritakan tentang latar belakang Anda mengambil proyek desain produk anda, permasalahan desainnya, tujuan desain anda, dan batasan masalah
  • Bab 2. Metode Desain, yang menceritakan tentang metode QFD secara garis besar dalam pola pikir dan sudut pandang Anda dikaitkan (lebih dihargai apabila menyebutkan sumber informasi yang melandasinya dan dimasukkan dalam Daftar Pustaka)
  • Bab 3. Proses Analisis Desain Produk melalui QFD, menceritakan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam proses menetapkan kebutuhan konsumen sampai dengan studi kompetitor (Lihat detailnya di Materi Tips dan Triks Penyusunan Cepat QFD).
  • Bab 4. Kesimpulan, yang menceritakan hasil dari Proses Analisis Desain Produk Anda melalui QFD dengan gaya deskripsi, yakni perihal Tujuan Desain (HOW) yang mana yang akan Anda prioritaskan dan bagaimana tahapan yang akan anada lakukan selanjutnya untuk mewujudkannya.
  • Daftar Pustaka, berisikan list sumber informasi (baik dari pustaka maupun internet) yang melandasi pemikiran Anda dalam penyusunan tugas.

Pengumpulan tugas ini dilakukan secara online dengan Anda mengirimkannya ke email saya di priyo_suprobo@yahoo.co.id, selambat-lambatnya pada 26 Januari 2010, pukul 24.00.

2. EVALUASI KEGIATAN PERKULIAHAN

Evaluasi Akhir Kegiatan Perkuliahan dilakukan pada saat Ujian Akhir Semester secara offline di Kampus dengan mengikuti jadwal Ujian Akhir Semester seperti yang tertera dalam papan pengumuman ataupun edaran yang dikeluarkan oleh Bapak Pembantu Rektor 1. Kegiatan evaluasi ini adalah juga menjadi bagian dari penilaian kelulusan anda dalam perkuliahan mata kuliah ini.

Penutup

Demikian informasi/pengumuman dari saya terkait kegiatan perkuliahan digital kita dan kegiatan offline kita selama ini dan apabila di akhir semester ini dari saya pribadi ditemukan banyak kekurangan, maka saya minta maaf atas hal-hal tersebut kepada Anda sekalian. Tetapi saya berdoa selalu untuk kesuksesan Anda semua. Proficiat untuk Anda semua!!

F. Priyo Suprobo, ST.

TIP & TRIKs Penyusunan Cepat QFD

Berikut adalah cara cepat untuk menyusun Strategi QFD Anda dengan cepat. Dan kunci utama penyusunan cepat ini adalah dengan memanfaatkan Template QFD dalam Format Excel yang telah Anda download pada Materi sebelumnya tentang judul QFD di tanggal 03/12/2009.

Ok, kita langsung saja dengan membuka template excel tersebut yang format awalnya adalah seperti ini:

Apabila Anda melihat template ini lebih seksama, ada 2 (dua) bagian penting yang menjadi inti berhasil/tidaknya Metode ini, yakni Items “WHAT” dan Items “HOW”. Item ‘what’ lebih sesuai untuk diisi denga segala faktor yang menjadi kebutuhan calon pengguna/konsumen Anda. Cara mendapatkan bagian ini idealnya adalah dengan melakukan wawancara ataupun media kuisioner dengan para calon konsumen/pelanggan Anda. Sedangkan item ‘how’ adalah segala faktor yang sangat mungkin bisa dilakukan untuk mewujudkan semua faktor kebutuhan para calon pengguna/pelanggan Anda. Baca pos ini lebih lanjut

Inspiring Idea dengan Memasak tepat di Atas Meja

Banyak desainer mengembangkan furnitur untuk keperluan memasak. Dengan perpaduan material dan teknologi, maka ide produk ini layak dijadikan inspirasi. Yang satu ini menggunakan teknologi untuk membawa keluarga ke dalam pengalaman memasak – untuk membuat jenis baru ritual domestik. Sang desainer mengatakan sebuah keluarga yang memasak dan makan bersama-sama tetap bersama-sama. Banyak orang suka ide memasak bersama, tapi ada sesuatu yang bisa dikatakan tentang memasak di dapur yang layak. Banyak keluarga juga ingin menghabiskan waktu memasak bersama di dapur juga. Ada ide untuk kegiatan memasak bersama di dapur?

Designer: LDI Aramis Herrera

Referensi:

http://www.yankodesign.com/2009/12/14/cooking-right-at-the-table/